Menu Close

Paduan Musik Tradisional dan Modern Jepang

Musik Jepang berkembang dengan begitu pesat. negara ini menjadi salah satu kalangan pemusiknya untuk banyak mengikutsertakan peran musik tradisional kedalam dunia modern. Sekalipun negara ini sudah mengalami kemajuan yang cukup tinggi dalam faktor teknologi daftar joker123 dan perkembangan ilmu pengetahuannya, faktor paling mendasar sebagai identitas dari negara ini masih begitu dipegang dengan teguh. Dunia industri dan seni rupa di Jepang sudah berkembang dengan begitu pesat hingga banyak yang populer di luar dari Jepang itu sendiri. Musik Jepang pun memiliki penggemarnya yang berasal dari aneka negara diluar dari Jepang itu sendiri.

Musik tradisional Jepang memiliki keunikan tersendiri. Terdapat sedikit kesamaan dengan musik Asia terutama yang berasal dari China. Namun masih ada beberapa alat musik tradisional yang hanya ada di negara Jepang dan tidak dimiliki oleh China. Sama halnya dengan Korea atau berbagai negara Asia lainnya. Negara Jepang terkenal akan beberapa macam musik tradisionalnya yang populer sebagai jenis musik yang dikenal beraliran Enka. Musik ini masih sering dimainkan di beberapa macam pertunjukan serta acara teater resmi. Meskipun jenis musik umum juga banyak terdapat di negeri sakura ini, namun keberadaan musik tradisional tetap terjaga dengan baik dan disukai masyarakatnya. Musik tradisional seringkali terkesan lebih sesuai untuk kalangan orang dewasa yang lebih berusia lanjut, namun banyak kalangan anak muda yang juga menyukai jenis musik ini.

Salah satu faktor lain yang populer dari jenis musik Jepang yaitu banyak kalangan artis dan pemusiknya yang mengkolaborasikan perpaduan di antara musik modern seperti contohnya pop hingga rock, dengan musik tradisional yang menggunakan alat musik lokal yang populer di Jepang. Artikel dibawah ini akan membahas mengenai perpaduan indah dari kedua jenis musik tersebut. Semoga mendapatkan informasi yang bermanfaat, dan selamat membaca.

Musik Tradisional Jepang

Negara Jepang memiliki beberapa jenis alat musik tradisional yang sering digunakan dalam aneka macam pertunjukkan tradisionalnya. Beberapa contoh alat musik yang terkenal seperti berjenis alat musik petik seperti biwa, tsugaru shamisen, sanshin, shamisen, koto, kin-no-koto, so-no-koto, taisho-goto, wagon, alat musik pukul yang contohnya taiko, wadaiko, kotsuzumi, mukkuri, shoko, san no tsuzumi, kakko, juga terdapat jenis alat musik tiup seperti shakuhachi, sho, shinobue, nohkan, koma flute, hichiriki, yokubue, komabue, kagurabue, ryuteki, hingga alat musik kerincing kagura-suzu.

Perpaduan Musik Lokal dan Internasional

Banyak kalangan artis Jepang yang juga telah populer membawakan perpaduan dari kedua jenis musik ini. Kedua unsur jenis musik ini sering terdengar dibawakan dalam penampilan musik yang dibawakan di album yang diciptakan, lagu aransemennya, serta tak jarang pula ditampilkan dalam pertunjukkan konser. Banyak para pemusik tersebut yang turut serta memasukkan unsur musiknya tradisional ke dalam lagu aransemen ciptaan nya. 

Berikut akan dibahas beberapa contoh grup musik yang sering membawakan jenis musik perpaduan ini. Terdapat dua jenis aliran yang dibawakan oleh rincian artis dibawah ini, dibagi menjadi aliran besar yaitu musik pop dan musik rock. Dalam jenis musik pop, terdapat sedikit perbedaan dengan jenis musik pop yang biasa sering dibawakan oleh artis pada umumnya. Sehingga akulturasi dari kedua musik ini akan cenderung mengarah seperti jenis musik enka, yaitu aransemen lagu yang dibawakan dengan irama yang lebih perlahan dari jenis lagu pop umumnya. Lagu enka ini juga sering dibawakan dengan lebih sentimental serta menampilkan ekspresi yang kuat bagi penyanyinya. Para artis yang sering membawakan lagu enka juga sering menggunakan teknik menyanyi melisma. Berikut rincian mengenai dua grup musik yang sering membawakan musik tradisional Jepang ke dalam lagu aransemen hingga ke pertunjukkan gaya panggungnya.

1. Wagakki Band

Grup musik yang satu ini terdiri dari 8 orang anggotanya yang memegang bagian di alat musik masing-masing yang berbeda satu sama lain. Para pemusik di kelompok ini juga sering turut membantu sebagai penyanyi latar hingga vokal tambahan dari aneka karya yang telah diciptakannya. Grup musik ini memulai karirnya sejak tahun 2013. Berbagai jenis genre yang sering dibawakan seperti musik pop ala Jepang (J-pop), rock tradisional (folk rock), hingga ke jenis rock tradisional yang lebih intens dengan irama keras (folk metal), serta sesekali juga membawakan jenis musik metal.

Wagakki Band terbiasa dalam menggunakan kostum bernuansa tradisional Jepang sebagai ciri khasnya saat tampil. Grup musik ini terdiri dari dua orang wanita dan enam orang pria. Yuko Suzuhana sebagai vokalis utama sebagai pengisi mayoritas lirik lagu yang dibawakan dalam pertunjukkan Wagakki Band. Salah seorang anggota wanita lain yang bernama Beni Ninagawa memegang posisi alat musik tsugaru shamisen yaitu sejenis alat musik rebana tradisional dari Jepang yang untuk mengiringi lagu serta sesekali turut membantu sebagai penyanyi latar. Selebihnya para anggota grup Wagakki Band yang berupa pria yaitu Asa di posisi bass, Machiya yang memegang alat musik gitar, Kiyoshi Ibukuro di posisi Koto, Kurona yang memainkan Wadaiko – salah satu jenis alat musik dari kelompok Taiko, Wasabi yang menggebuk Drum dalam aransemen lagu karya Wagakki Band, serta Daisuke Kaminaga yang meniup alat musik Shakuhachi.

Grup Wagakki Band ini sering membawakan jenis musik pop yang bergaya enka dan lebih dramatis dalam penyuaraan lirik lagu serta pentas yang disajikan di panggung. Aneka kostum bergaya tradisional Jepang menjadi ciri khas dari penampilan yang biasa dibawakan mereka. Para penggemar dapat melihat aneka macam busana kimono yang biasa dikenakan Wagakki Band di berbagai pertunjukkan konser maupun video klip yang mempromosikan lagu mereka.  

2. Sakuramen

Band ini menjadi sekumpulan pemusik serta seorang penyanyi yang seluruhnya merupakan laki-laki muda. Band Sakuramen sering membawakan jenis musik yang mengutamakan unsur penampilan dalam setiap pertunjukannya. Para anggota dari grup musik ini merupakan musisi terkenal yang juga sekaligus menjadi pemimpin di berbagai grup musik masing-masing yang pernah dibawakan. Maka grup Sakuramen yang terdiri dari 10 orang anggota ini merupakan kumpulan pemusik yang handal dalam jenis alat musiknya masing-masing.

Sakuramen beranggotakan Koyomi sebagai vokalisnya, Hitoshi Nakamura yang sering menggunakan nama panggung Masaki Nakamura sebagai pemain alat musik berjenis Shakuhachi sekaligus menjadi komposer lirik dari lagu-lagu yang dibawakan, Yuichiro Furusato yang memainkan alat musik Waiko sebagai salam satu jenis musik drum tradisional Jepang, Taichi Himoda yang menampilkan pertunjukkan alat musik Tsugaru Shamisen, Hanahara Kiyomasa dan Hanahara Hidemasa dua pemain yang membawakan jenis musik drum tradisional Jepang dari aneka pertunjukkan Sakuramen, KIJU sebagai pemain alat musik Tsugaru Shamisen, Yoshiaki Ookawa yang memainkan alat musik Koto serta Shamisen, Sato Kimi yang merupakan nama beken dari Kouki Sato sebagai pemain Flute Shakuhachi, serta Takashi Honma sebagai pemain Koto, Shamisen sekaligus menjadi komposernya.

3. Kiryu (己龍)

Band Kiryu merupakan salah satu band yang membawakan gaya musik Visual kei sebagai salah satu bagian dari pemusik yang menonjolkan akan faktor penampilan ke dalam setiap pertunjukkannya. Jenis musik yang biasa dibawakan bagi aliran Visual kei cukup beragam, dimulai dari rock, hard rock, metal, progressive, hingga tak jarang juga membawakan jenis slow rock, serta musik rock yang menggunakan aransemen musik orkestra. Grup band Kiryu berisikan anggotanya yaitu Kurosaki Mahiro (黒崎眞弥-クロサキマヒロ-) di posisi vokal, Sakai Mitsuki (酒井参輝-サカイミツキ-) di posisi gitar, Isshiki Hiyori (一色日和-イッシキヒヨリ-) yang juga di posisi gitar dimana Sakai dan Isshiki sering berganti-gantian posisi sebagai bagian gitar utama serta sampingan yang disesuaikan dengan porsi masing-masing dalam lagu, juga ada Takemasa Kujo (九条武政-クジョウタケマサ-) yang memegang bass, serta Tokai Junji (遠海准司-トカイジュンジ-) di bagian drum.

Band Kiryu sering membawakan jenis musik yang cukup beragam dalam lagu-lagu kreasinya. Selain itu ada satu jenis band lain dalam genre Visual kei yang juga sering membawakan perpaduan musik rock dengan jenis musik tradisional ala Jepang. Namun band yang satu ini memiliki kemiripan juga perbedaan dengan Kiryu.

4. Memento Mori (メメント・モリ)

Selain Kiryu ada juga sebuah band Visual kei lain yang sering membawakan jenis musik tradisional ke dalam aneka musik ciptaannya. Band bernama Memento Mori ini terinspirasi dari istilah dari teori agama Kristen latin yang berkembang di masa lampau. Teori ini mengingatkan para masyarakatnya untuk mengingat akan hari depan tepatnya akan kematian. Teori ini mengajar agar segenap manusia bersikap dengan sebaik-baiknya tanpa mengabaikan kondisi akhir dari hidup manusia.

Band ini sendiri terdiri dari empat orang anggotanya setelah drummernya yang bernama Yue (悠依) keluar dari posisi drum. Para anggotanya adalah Ai (哀) di posisi vokal, Tsubaki (椿) dan Jin (潯) di posisi gitar, serta Yohan (夜半) yang memegang bass. Jenis musik ini cenderung lebih membawakan sisi gelap dalam jenis musik rock yang dikenal sebagai istilah musik underground. Kesan yang sering ditampilkan dalam pertunjukkan juga model video klip yang menyatakan identitas band ini sering ditampilkan dalam nuansa kelam. Berikut gambaran dari para artis yang populer membawakan musik tradisional. Adakah pemusik yang kamu ketahui?