Menu Close

Lagu Jepang Ini Sangat Dikenal di Indonesia

Sebelum perkembangan musik mancanegara semakin marak seperti sekarang ini, lagu-lagu milik musisi serta berbagai penyanyi luar negeri (termasuk Jepang) yang sudah tiba ke telinga pendengar musik Indonesia, dan bahkan masih diingat oleh sebagian orang. Seiring dengan berkembangnya teknologi, saat ini masyarakat Indonesia bisa mendengar hampir semua lagu milik berbagai musisi mancanegara manapun, tidak terkecuali dengan hasil karya para musisi Jepang yang sempat dianggap sebagai barang langka.

Lagu Jepang Ini Sangat Dikenal di Indonesia

Menengok kembali ke masa keemasan lagu-lagu Jepang di Indonesia, ada beberapa lagu Jepang yang ternyata sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Berbeda halnya dengan lagu-lagu bertema anime yang sudah diterjemahkan, lagu-lagu ini membuat para pendengarnya tetap ingin menyanyikannya meski lagu tersebut menggunakan bahasa Jepang. Sinkronisasi antara lirik, notasi, serta iringan musik yang mudah untuk dapat dinikmati, kemungkinan besar menjadi salah satu alasan lagu-lagunya dapat disukai.

Beberapa juga sempat dikenal karena menjadi ost anime dan juga berbagai lagu dari serial drama. Meskipun begitu, ada juga lagu-lagu yang populer di tanah air yang didengarkan melalui sebuah album yang dijual di berbagai toko-toko kaset dan CD. Seringnya frekuensi pemutaran di televisi dan juga di radio turut mendukung lagu tersebut menjadi hits besar. Penasaran apa saja lagu-lagu Jepang yang sempat hits di Indonesia? Dibawah ini akan kami ulas berbagai macam lagu Jepang yang hits di Indonesia.

Kokoro no Tomo – Mayumi Itsuwa

Tidak perlu ditanya lagi, Kokoro no Tomo, lagu yang dinyanyikan oleh Mayumi Itsuwa memiliki sebuah notasi lembut dan juga indah dengan lirik dan refrain yang mudah untuk dihafal. Bait “Ai wa itsumo Lullaby” juga sulit untuk dihilangkan dari kepala orang yang menyanyikan lagu tersebut. Wanita kelahiran 24 Januari 1951 pertama kali mempopulerkan lagu Kokoro no Tomo pada tahun 1987 yang pada akhirnya diakui sebagai salah satu dari tembang Negeri Sakura yang paling populer di Indonesia.
First Love – Utada Hikaru

Lagu yang dirilis pada tahun 1999, Utada Hikaru sukses membuat First Love sebagai salah satu tembang paling digemari para pendengar musik di Indonesia. Semua berkat suara indah dan lirik serta reffrainnya yang juga mudah diingat. Hebatnya lagi, lagu ini muncul bersama dengan album debut sang penyanyi yang juga pada saat itu berjudul First Love. Jika anda lupa dengan lirik reffrainnya, begini salah satu potongan liriknya: You are always gonna be my love.

La La La Love Song – Toshinobu Kubota

Toshinobu Kubota menjadi seorang penyanyi yang telah diakui sebagai penyanyi solo pria bersuara indah. Ia juga telah banyak menelurkan single hits dengan penjualan hingga jutaan kopi di berbagai negara. Bicara soal La La La Love Song, lagu yang juga menjadi soundtrack drama televisi Long Vacation ini memiliki sebuah irama yang ceria, dan juga sangat diterima oleh telinga para pendengar musik yang ada di Indonesia. Maware maware Merry Go Round, mou keshite tomaranai you ni, ugokidashita Melody, La La La La La Love Song. Begitulah salah satu lirik pembuka yang ada di dalam lagu tersebut.

True Love – Fumiya Fujii

Penyanyi yang kerap kali menghasilkan berbagai lagu-lagu berirama lembut, yaitu adalah Fumiya Fuji. Namanya cukup disegani di kancah industri musik Jepang. Singlenya True Love yang rilis pada tahun 1993 sukses terjual hingga 2 juta kopi. Ditambah lagi, lagu ini juga menjadi sebuah lagu yang sangat disukai di Indonesia berkat notasi, lirik dan juga suara Fujii yang terdengar sangat kebapakan.

Lirik reffrainnya yang cukup singkat namun mempunyai makna yang sangat menyayat hati. Bokura wa itsumo haruka haruka tooi mirai wo. Yume miteta hazu sa, begitu salah satu bunyi reffrain lagu tersebut. Lagu ini juga menjadi salah satu lagu paling hits di Indonesia.

Fukai Mori – Do As Infinity

Bertindak sebagai pengisi soundtrack dalam anime Inuyasha, Fukai Mori awalnya hanya terkenal di kalangan pemirsa televisi Indosiar yang pada saat itu menyiarkan anime ini di tanah air. Barulah kemudian fans berat dari anime tersebut menyanyikan lagunya hampir setiap hari dan pecinta musik di Indonesia pun tak dapat menyangkal tentang kepopuleran lagu ini.

Do As Infinity memang harus diakui menjadi sebuah lagu yang cukup sukses, menciptakan sebuah reffrain lagu sangat kuat di lagu ini. Mari kita mengingat lagi lirik reffrain yang ada di bagian pertama: “Bokutachi wa ikiru hodo ni, nakushiteku sukoshi zutsu, itsuwari ya uso wo matoi, tachisukumu koe mo naku.

Haruka Kanata – Asian Kung-Fu Generation

Nama Asian Kung-Fu Generation memang menjadi nama yang sangat terkenal di kalangan fans musik rock yang ada di Jepang. Salah satu anime yang cukup populer tidak ketinggalan dinyanyikan oleh band ini. Ya, band tersebut sukses mengisi soundtrack anime Naruto berkat tembang Haruka Kanata.

Kekuatan lagu ini bukan hanya di lirik refrainnya saja yang berbunyi, “Iki isoide, shiboritotte motsureru ashi dakedo mae yori zutto sou tokue. Namun, Haruka Kanata juga memiliki sebuah komposisi musik yang sangat kencang. Intronya saja dihiasi oleh raungan gitar yang sangat sulit dilupakan. Faktor kepopuleran dari anime Naruto yang pernah tayang di tanah air, serta komposisi dari musiknya, otomatis menjadi sebuah kombinasi yang cukup ampuh bagi lagunya untuk dapat menancap di telinga pendengar para pendengar musik di Indonesia.

Sobakasu – Judy and Mary

Terkenal berkat perannya sebagai sebuah ost pembuka anime Rurouni Kenshin alias anime Samurai X yang pernah mengudara di SCTV. Sobakasu berhasil memikat para pecinta musik yang ada di Indonesia berkat komposisi musik dan juga suara penyanyinya yang unik. Bagi yang awam dengan Judy and Mary selaku dari band yang mempopulerkan lagu ini, tentunya akan menyangka jika Sobakasu ini adalah lagu yang dinyanyikan oleh anak-anak.

Namun begitu diteliti, ternyata vokalisnya yang notabenenya seorang wanita, sudah berusia sekitar 23-24 tahun saat ia menyanyikannya. Ingin nostalgia dengan masa-masa keemasan dari anime Samurai X di Indonesia sekaligus mengenang suara Judy and Mary yang sudah bubar? Mari anda ingat kembali sepenggal reffrain dari lagu ini, “Omoide wa itsumo kirei dakedo, Sore dake ja onaka ga suku wa.

Stay Away – L’Arc~en~Ciel

Bagi yang sudah merasakan masa-masa remaja didalam awal tahun 2000-an tentunya masih sangat ingat dengan video klip lagu Stay Away di salah satu stasiun televisi di Indonesia. Di situ, kita melihat gaya unik dari para personilnya, yang salah satunya adalah Hyde Vamps, dengan mengenakan sebuah kemeja putih.

Keempat personilnya tampak menikmati alunan lagu sambil memainkan berbagai instrumennya masing-masing, hingga mereka menari di akhir video tersebut. Tentunya tak cuma videoklipnya yang menjadikan lagu ini disukai oleh para pendengar musik di Indonesia. Lirik reffrainnya pun juga sangat, sangat mudah diingat. Bahkan lagu ini sering digunakan dalam acara perlombaan dan festival band di tahun 200an.

Demikian itulah beberapa lagu Jepang yang sempat populer di Indonesia. Sebagian lagu-lagu tersebut masih diingat oleh para penggemarnya. Tidak dipungkiri era musik Jepang di Indonesia memang pernah sampai pada puncak keemasan sebelum digantikan era musik yang lainnya.